ANALISIS: M7.3 Laut Banda

Gempa M7.3 dalam WRS Client TV (BMKG/InaTEWS)

Gempa bumi dengan magnitudo awal 7.3 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M6.9 terjadi di Laut Banda, 180 km Barat Laut Maluku Tenggara Barat pada Rabu (6/5) malam. Tercatat gempa ini menjadi gempa dengan magnitudo terbesar di Indonesia pada tahun 2020 hingga saat ini.



Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono, menyebutkan bahwa gempa terjadi di tunjaman Lempeng Banda (Banda slab) dan bukan di bidang gelincir patahan Banda zona Weber Deep. Gempa ini terjadi akibat deformasi batuan pada Lempeng Banda di Zona Benioff dengan hiposenter cukup dalam (menengah 133 km [BMKG]). Sehingga meskipun mekanisme sumbernya sesar naik (thrust fault), gempa ini tidak berpotensi tsunami.



Melalui kumparan.com, Daryono menjelaskan bahwa gempa ini sudah didahului dengan kemunculan aktivitas gempa-gempa kecil di kedalaman menengah sejak April 2020 lalu. Selain itu, lokasi gempa ini juga disebut menjadi ‘sarang’ gempa kuat. Terakhir, gempa kuat di wilayah ini terjadi pada 24 Juni 2019 lalu, dengan kekuatan M7.7 (BMKG).

Data kegempaan di Laut Banda (Twitter/patton_cascadia[USGS])

Dilansir dari detikcom, gempa ini dirasakan hingga Merauke dan Manokwari. Hal tersebut dikatakan oleh Kabid Humas BMKG, Taufan Maulana kepada wartawan, Rabu (6/5/2020).

"Sementara dari informasi dirasakan sampai Merauke dan Tanah Merah," ujar Taufan.

BMKG melalui InaTEWS, turut merilis peta guncangan dan daftar lokasi dirasakan. Disebutkan gempa ini dirasakan di Saumlaki (III-IV MMI), Banda, Dobo, Tual, Sorong, Fak-Fak, Kaimana, Tiakur (III MMI), Alor, Merauke (II-III MMI), Manokwari, Kupang, dan Waingapu (II MMI).

Peta guncangan gempa M7.3 dalam pewarnaan berskala MMI (BMKG/InaTEWS)

Berdasarkan data rekaman seismograf milik Geofon, gempa ini terekam di banyak seismograf di Indonesia, bahkan hingga Hakmana, Sri Lanka. Di bawah ini adalah rekaman seismogram tersebut.

Data rekaman getaran gempa di seismogram (Geofon/Seismogram)

Dari rekaman tersebut, kami telah berhasil mengolah data interval waktu datangnya getaran gempa dan jarak lokasi seismograf dari epicenter gempa dalam grafik sederhana berikut.

Grafik interval waktu getaran gempa M6.9 (Mitigasi26/Infografik)
Catatan: "0" pada menit menunjukkan pukul 20:53:00 WIB. Angka berikutnya adalah waktu banyaknya menit setelah pukul 20:53:00 WIB.

Keterangan lokasi seismograf:
SAUI   : Saumlaki, Tanimbar, Indonesia
FAKI   : Fak-Fak, Irian Jaya
MMRI  : Maumere, Flores
PLAI   : Plampang, Sumbawa, Indonesia
JAGI   : Jajag, Jawa Timur
PMG   : Port Moresby, New Guinea
UGM   : Wanagama, Yogyakarta
BBJI   : Bungbulang, Garut, Jawa Barat
LHMI  : Lhokseumawe, Aceh
HALK : Hakmana, Sri Lanka

Comments